Bunda Jet Lag pada Anak Bisa Diatasi dengan Cara Ini

Bunda Jet Lag pada Jet lag umumnya diikuti dengan tanda-tanda susah tidur, badan dan rewel. Pada anak-anak, jet lag kerap dihubungkan dengan sembelit, diare, dan perut kembung.

Untuk menangani bermacam ketidaknyamanan yang dirasa Sang Kecil karena jet lag, ada cara-cara yang dapat Bunda kerjakan, yakni: Bunda Jet Lag pada

1. Beri anak makanan sesampai di posisi
Saat datang di tujuan lokasi dan anak masih terjaga, cepatlah beri dia makanan. Ini sebab perjalanan yang jauh dan jet lag umumnya membuat anak lebih lapar.

Tetapi, jauhi memberi Sang Kecil makanan dalam jatah besar, ditambah yang memiliki kandungan lemak atau gula yang tinggi ya, Bun. Berikanlah camilan atau cemilan lebih dulu, seperti pisang, strobery, biskuit gandum, yoghurt, dan susu cokelat.
2. Untuk anak santai supaya dia lebih gampang tidur
Jet lag akan mengakibatkan anak lebih susah tidur. Bila ini berlangsung, Bunda disarankan untuk menolong Sang Kecil menyesuaikan dengan lingkungan anyarnya, dan sedapat mungkin untuk dia berasa santai. Bunda dapat ajak Sang Kecil untuk berkeliling-keliling sesaat, lalu memandikannya sama air hangat.
Sesudah Sang Kecil nampak semakin tenang, Bunda dapat mengawali ritus tidur, misalkan dengan kenakan piama, mematikan lampu di ruang tidurnya, dan mulai membacakan buku narasi. Waktu Sang Kecil bisa tertidur dengan pulas, yakinkan tidak ada yang mengusik tidurnya, ya.
3. Ajak anak untuk melakukan aktivitas di luar ruang
Susah tidur akan membuat Sang Kecil sulit bangun pada pagi hari. Jika memungkinkannya, sekian hari sesudah datang di posisi, bawalah Sang Kecil untuk melakukan aktivitas di luar ruang. Pancaran cahaya matahari akan mempermudah Sang Kecil menyesuaikan dengan lingkungan baru dan menangani jet lag yang dirasakannya.
4. Jauhi memberi anak antihistamin
Kemungkinan Bunda kerap jika dengar antihistamin dapat membuat anak mengantuk. Tetapi, bukan bermakna memberi antihistamin ialah hal yang betul untuk menolongnya tidur.
Antihistamin bukan obat untuk menangani jet lag. Pemakaian antihistamin tanpa tanda-tanda dan pengecekan dokter dapat memunculkan efek dan membuat anak lebih susah tidur.
Untuk menahan jet lag, Bunda dapat melatih Sang Kecil tidur beberapa waktu atau beberapa saat lebih cepat dari umumnya, mulai 6 hari saat sebelum perjalanan.
Pada intinya, jet lag adalah hal yang biasa berlangsung dan tak perlu dicemaskan. Masalah ini akan raib sendirinya sesudah anak menyesuaikan kok, Bun. Tetapi jika jet lag pada anak dirasa benar-benar mengusik, tidak boleh sangsi untuk memeriksakan ke dokter anak ya, Bunda.
Scroll to top
error: Content is protected !!