Inilah 4 Macam Penyakit Telinga yang Sering Terjadi

Inilah 4 Macam Penyakit Kotoran telinga atau umum disebutkan serumen ialah zat lilin yang dengan alamiah dibuat oleh kelenjar spesial dibagian luar telinga. Zat lilin ini bermanfaat untuk menahan debu dan partikel kecil lain masuk di dalam telinga.

Umumnya, kotoran telinga akan jadi kering dan keluar dari telinga sendirinya. Tetapi, kadang kotoran telinga malah menimbun dan menutup aliran telinga. Inilah 4 Macam Penyakit

Rutinitas bersihkan telinga memakai cotton bud bisa juga menggerakkan kotoran telinga makin dalam dan jadi memperburuk keadaan ini. Menyanggaknya kotoran ini dapat mengakibatkan beberapa keluh kesah, seperti gatal pada telinga, telinga berasa penuh, muncul merasa sakit pada telinga, telinga berdenging, pusing, bahkan juga berkurangnya kekuatan dengar.

2. Otitis eksterna
Otitis eksterna ialah infeksi pada telinga sisi luar, diantaranya disebabkan karena masuknya air ke dalam telinga. Ada air di aliran telinga ini membuat telinga jadi lembap, hingga mempermudah bakteri untuk berkembang dan tumbuh biak.

Keadaan ini kerap berlangsung ke orang yang kerap habiskan waktu dalam air, misalkan perenang. Itu penyebabnya infeksi telinga luar disebutkan swimmer’s ear. Disamping itu, mengorek telinga sering dan memakai alat tolong dengar bisa juga tingkatkan resiko terserang otitis eksterna.
Tanda-tanda yang dapat diakibatkan dari penyakit telinga ini ialah merasa sakit pada telinga (ditambah saat sedang mengunyah), gatal di aliran telinga, keluarnya cairan dari dalam telinga, dan telinga berasa penuh.
3. Otitis media
Otitis media adalah infeksi telinga sisi tengah yang bisa berlangsung pada beberapa anak dan orang dewasa. Keadaan ini berlangsung saat dinding aliran tuba eustachius alami bengkak karena reaksi alergi, flu, atau infeksi di hidung. Ini mengakibatkan tuba eustachius mampet dan gampang terkena.
Pada beberapa anak, otitis media bisa memunculkan tanda-tanda berbentuk merasa sakit di telinga, susah tidur, rewel, demam, dan tidak memberi respon pada suara. Sesaat ke orang dewasa, tanda-tandanya dapat berbentuk merasa sakit di telinga, keluarnya cairan dari dalam telinga, dan menyusutnya kekuatan dengar.
4. Tinnitus
Telinga berdenging atau tinnitus berlangsung waktu Anda dengar bunyi “nging” atau denging yang raib muncul atau terus-terusan. Bunyi ini dapat kedengar di salah satunya atau ke-2 telinga. Umumnya tinnitus muncul karena kerusakan pada saraf pendengaran di telinga sisi dalam. Keadaan ini seringkali dirasakan oleh lanjut usia yang berumur di atas 60 tahun.
Kecuali berlangsung pada umur tua, beberapa kondisi yang kerap memacu timbulnya masalah telinga ini ialah rutinitas dengarkan suara begitu keras dalam waktu yang lama, penimbunan kotoran telinga, perombakan susunan tulang telinga, dan penyakit Meniere.
Scroll to top
error: Content is protected !!