Kenali Gejala Penyakit dan Serangan Jantung pada Pria dan Wanita

Kenali Gejala Penyakit Ada faktor-faktor yang dapat tingkatkan resiko berlangsungnya penyakit jantung, baik pada pria atau wanita, yakni hipertensi, cholesterol tinggi, kegemukan, diabetes melitus, kisah infeksi, kisah keluarga yang alami penyakit jantung, umur, dan gaya hidup, seperti rutinitas merokok, skema makan yang kurang sehat, dan konsumsi alkohol yang terlalu berlebih.

Walau demikian, ada banyak ketidaksamaan penyakit jantung pada pria dan wanita, walau argumennya belum terang. Ketidaksamaan itu ialah: Kenali Gejala Penyakit

Penyakit jantung pada pria condong berlangsung pada umur yang lebih muda. Sedang pada wanita, resiko berlangsungnya penyakit jantung akan bertambah di lanjut usia, yakni sesudah menopause.

Penyakit serangan jantung disebutkan seringkali dirasakan oleh lelaki dibanding wanita. Tanda-tanda yang dapat dikenal waktu penyakit serangan jantung juga berlainan di antara pria dan wanita. Berikut bedanya:
Pada wanita yang berumur di atas 50 tahun, ada beberepa tanda-tanda penyakit serangan jantung tambahan, seperti ngilu dada luar biasa, keringat berlebihan, dan jantung yang berdebar-debar kuat dengan irama yang tidak teratur.
Walau demikian, ketidaksamaan-perbedaan itu tidak mutlak. Terbuka peluang jika wanita yang alami penyakit serangan jantung rasakan tanda-tanda seperti penyakit serangan jantung pada pria, demikian juga kebalikannya.
Jadi, meskipun tanda-tanda penyakit dan penyakit serangan jantung pada pria
dan wanita dapat berlainan, Anda perlu tetap mengenal tanda-tanda biasanya dan mengenal beberapa faktor resikonya.
Tidak boleh sangsi untuk memeriksa diri ke dokter bila Anda mempunyai
factor resiko penyakit jantung, dan cepatlah ke IGD bila Anda alami beberapa gejala penyakit serangan jantung di atas.
Wanita yang alami penyakit jantung disebutkan mempunyai angka keinginan hidup yang semakin lama dibanding pria dengan penyakit jantung. Ini dihubungkan bermacam penyakit dan keadaan penyulit yang seringkali diketemukan pada pria, seperti penyakit jantung koroner dan hipertensi.
Scroll to top
error: Content is protected !!