Kenali Perbedaan Insomnia dan Hipersomnia

Kenali Perbedaan Insomnia Insomnia adalah satu keadaan yang mengakibatkan seorang berasa kesusahan untuk tertidur, kerap terjaga waktu tidur, dan bangun begitu awal. Beberapa pasien insomnia umumnya akan bangun pada kondisi capek. Mengakibatkan, rutinitas selama seharian jadi terusik.

Berdasar intensitasnya, insomnia bisa dibagi jadi dua, yakni kronis dan akut. Insomnia kronis berjalan dalam periode pendek, mulai dari 1 malam sampai beberapa minggu. Sedang insomnia akut berjalan semakin lama, yaitu tiga malam satu minggu, satu bulan, atau nyaris dirasa tiap malam. Kenali Perbedaan Insomnia

Hipersomnia adalah satu keadaan yang membuat seorang rasakan kecapekan dan pengin tidur walau telah tidur dalam kurun waktu cukup.

Keadaan hipersomnia sepintas serupa dengan narkolepsi. Narkolepsi adalah keadaan neurologis yang mengakibatkan gempuran tidur mendadak dan susah dihindari sepanjang siang hari. Sesaat, orang dengan hipersomnia bisa meredam rasa mengantuknya, walau mereka berasa capek.

Tanda-tanda yang diakibatkan ke-2 masalah tidur ini tentu saja berlainan. Kecuali susah tidur pada insomnia dan kerap mengantuk pada hipersomnia, berikut tanda-tanda dari tiap-tiap keadaan ini:

nsomnia akan mengakibatkan penderitanya kesusahan untuk tidur, umumnya masalah ini akan dibarengi dengan:

Susah untuk mengawali tidur pada malam hari.
Kerap terjaga di tengah-tengah malam atau bangun benar-benar pagi.
Bangun tidur dengan badan yang capek.
Mengantuk dan kecapekan pada siang hari.
Gampang geram, berduka yang terlalu berlebih, dan kuatir.
Susah fokus.
Sakit di kepala.
Berasa cemas mengenai tidur.
Tanda-tanda hipersomnia
Bicara masalah tidur, kemungkinan langsung tebersit di pemikiran Anda ialah insomnia. Walau sebenarnya, hipersomnia cukup kerap berlangsung, tetapi banyak yang belum mengetahuinya. Sesungguhnya, apakah bedanya di antara insomnia dan hipersomnia?
Secara simpel, insomnia ialah masalah tidur yang mengakibatkan penderitanya susah tidur. Kebalikannya, hipersomnia membuat penderitanya alami gempuran mengantuk terlalu berlebih, hingga susah untuk terbangun pada siang hari dan tidur semakin lama saat malam hari.
Sedang beberapa gejala yang dapat berlangsung pada pasien hipersomnia ialah:
Berasa benar-benar capek sejauh waktu.
Selalu berasa perlu tidur siang.
Masih mengantuk walau sudah tidur memadai atau dalam periode waktu yang lama.
Susah fokus.
Susah ingat.
Gampang geram atau tersinggung.
Kerap berasa kuatir.
Tidak selera makan.
Ketidaksamaan di antara insomnia dan hipersomnia nampak terang dari keluh kesah dan tanda-tandanya. Ke-2 masalah tidur ini jangan disepelekan, apa lagi jika sudah berkelanjutan. Bila Anda atau bagian keluarga alami insomnia, hipersomnia, atau masalah tidur lain, seharusnya selekasnya tanyakan ke dokter agar diatasi dengan tepat.
Scroll to top
error: Content is protected !!