Komplikasi Kehamilan yang Jarang Terjadi tapi Patut Diwaspadai

Komplikasi Kehamilan yang Secara klinis, mirror syndrome dikenali selaku Ballantyne syndrome atau triple edema. Argumen sindrom ini disebutkan dengan sindrom “cermin” ialah sebab tanda-tanda pada janin dan si ibu mempunyai kecocokan, yaitu sama alami bengkak. Badan janin alami bengkak karena kelebihan cairan, dan ketika yang serupa, badan ibu hamil membesar sebab alami preeklamsia.

Pada keadaan ini, diketemukan kenaikan kandungan plasma darah, sesaat sel darah merah turun banyaknya. Hal itu membuat darah jadi lebih encer. Keadaan yang dikenali dengan arti hemodilusi ini cuman dapat dijumpai bila ibu hamil lakukan pengecekan darah. Komplikasi Kehamilan yang

Pemicu dan Pengatasan Mirror Syndrome
Pemicu mirror syndrome masih belum tahu dengan cara tepat. Namun, keadaan ini umumnya terkait dengan hidrops fetalis, yakni keadaan di mana janin alami kelebihan cairan badan, seperti pada bawah kulit, perut, dan di seputar jantung dan paru-paru. Saat hidrops fetalis mengakibatkan preeklamsia, karena itu terjadi mirror syndrome.
Hidrops fetalis sendiri bisa disebabkan karena bermacam hal, seperti ada permasalahan genetik dan jantung, masalah metabolisme, anemia, atau infeksi. Disamping itu, hidrops fetalis dapat disebabkan karena twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS) yang serang ibu hamil bayi kembar.
Pada keadaan ini, janin kembar sama harus share saluran darah dari 1 plasenta, hingga saluran darah antara ke-2 janin jadi berbeda. Salah satunya janin jadi kekurangan suplai darah, sesaat yang lain kelebihan.
Penyembuhan mirror syndrome benar-benar beragam, bergantung pada pemicu hidrops fetalis dan tingkat keparahan preeklamsia ibu hamil. Makin cepat factor penyebab hidrops fetalis dijumpai, karena itu makin besar kesempatan janin untuk selamat.
Bila preeklamsia yang dirasakan ibu hamil sangat serius, karena itu persalinan lebih cepat kemungkinan dilaksanakan untuk selamatkan nyawa ibu. Sesudah dilahirkan, bayi akan dirawat di ruangan NICU untuk memperoleh pengatasan selanjutnya.
Untuk Anda yang lagi hamil, penting untuk jalani pengecekan kehamilan secara teratur, USG, test urine, dan test darah buat mengenali keadaan kesehatan Anda dan janin. Bila alami keluh kesah sepanjang hamil, tidak boleh sangsi untuk konsultasi sama dokter kandung.
Scroll to top
error: Content is protected !!