Kondisi Dada Terasa Panas dan Terbakar saat Hamil

Kondisi Dada Terasa Naiknya asam lambung yang memunculkan rasa panas di dada (heartburn) kerap berlangsung pada ibu hamil karena bermacam perombakan sepanjang kehamilan, diantaranya:

Perombakan hormon
Sepanjang kehamilan, hormon progesteron akan bertambah. Salah satunya perannya ialah melenturkan otot kandungan untuk memberikan ruangan untuk janin berkembang. Kondisi Dada Terasa

Nah, otomatis, kenaikan hormon ini ikut melenturkan otot katup penutup yang menyambungkan tenggorokan dengan lambung. Keadaan ini mengakibatkan kandung asam yang semestinya masih ada di lambung jadi gampang untuk naik ke tenggorokan.

Waktu ini berlangsung, asam lambung yang memiliki sifat iritatif akan memunculkan kesan berbentuk rasa panas dan terbakar di dada atau ngilu ulu hati. Keluh kesah ini mulai bisa dirasa semenjak trimester pertama kehamilan.
Perkembangan janin
Masuk umur kandung 6-7 bulan, kekuatan munculnya merasa tidak nyaman pada dada Bumil akan makin tinggi. Ini sebab ukuran janin yang semakin jadi membesar.
Kecuali membuat tempat ulu hati berasa tidak nyaman dan sesak, bertambahnya ukuran janin akan mendesak lambung Bumil, hingga asam lambung lebih gampang naik. Saat asam lambung naik ke tenggorokan, timbullah keluh kesah dada berasa panas dan terbakar.
Asam lambung naik waktu hamil memungkinkan berlangsung jika Bumil pernah alami keadaan ini awalnya atau pernah hamil awalnya.
Panduan Menangani dan Menahan Dada Berasa Panas dan Terbak
Makan yoghurt atau minum satu gelas susu hangat. Tambahan madu dalam susu bisa juga dilaksanakan untuk menolong memudahkan keadaan ini.
Menghindar hidangan yang dapat memacu naiknya asam lambung, seperti makanan asam, makanan pedas, makanan banyak mengandung lemak (khususnya hidangan goreng atau berminyak), minuman mengandung kafein, dan minuman berkarbonasi (bersoda).
Makan dalam jatah kecil tetapi kerap. Misalkan, sekali makan 1/2 jatah, tetapi tambahkan frekwensi makan jadi 5-6 kali satu hari.
Duduk tegak di saat makan dan sesudahnya, supaya lambung tidak begitu tertekan.
Jauhi langsung tiduran sesudah makan. Dianjurkan untuk makan minimal 3 jam saat sebelum tidur. Tiduran dengan perut penuh makanan bisa memudahkan naiknya asam lambung ke tenggorokan.
Scroll to top
error: Content is protected !!