Paru Basah Gejala Penyebab dan Pencegahannya

Paru Basah Gejala Keadaan ini dapat memvisualisasikan beberapa penyakit, seperti pneumonia karena infeksi virus atau bakteri (terhitung infeksi virus Corona atau COVID-19), sebab kantung udara di paru-paru dipenuhi dengan cairan atau nanah. Penyakit ini dapat berpengaruh serius bila dialami oleh bayi, anak kecil, lanjut usia, dan orang yang mempunyai ketahanan badan kurang kuat.

Ada beberapa hal yang bisa mengontaminasi paru-paru sampai menyebabkan paru-paru basah, yakni: Paru Basah Gejala

1. Infeksi bakteri
Bakteri pemicu paru-paru basah yang umum ialah Streptococcus pneumoniae. Disamping itu, ada juga bakteri Legionella pneumophila, Mycoplasma pneumoniae, Staphylococcus aureus, dan Haemophilus influenzae. Paru-paru basah ini dapat disebabkan karena penyebaran kuman dari pihak lain atau karena pengggunaan alat ventilator dalam periode panjang.

2. Infeksi virus
Infeksi virus yang memunculkan penyakit flu, bronkitis, dan bronkiolitis adalah pemicu umum paru-paru basah pada balita. Paru-paru basah tipe ini umumnya lebih enteng dan bisa pulih sendiri dalam 1-3 minggu tanpa penyembuhan. Tetapi, ada pula yang menjadi makin berat.
3. Infeksi jamur
Paru-paru basah sebab infeksi jamur semakin banyak berlangsung ke orang yang mempunyai permasalahan kesehatan akut atau mekanisme ketahanan tubuh yang kurang kuat. Infeksi dapat berlangsung sesudah jamur dari tanah atau kotoran burung terisap. Contoh jamur yang bisa mengakibatkan paru-paru basah ialah Pneumocystis jirovecii, Cryptococcus, dan Histoplasmosis.
Kecuali infeksi, paru-paru basah dapat berlangsung karena hal-hal lain, misalkan pneumonia inspirasi yang berlangsung karena masuknya benda asing, seperti cairan lambung, air liur, makanan, atau minuman, ke dalam aliran napas dan memunculkan masalah pada paru-paru. Pada kasus tertentu, paru-paru basah bisa juga tampil karena efusi pleura.
Penyembuhan pneumonia atau paru-paru basah disamakan dengan tingkat keparahan dan pemicunya. Misalkan bila paru-paru basah disebabkan karena infeksi bakteri, dokter akan memberi antibiotik. Untuk paru-paru basah yang paling berat sampai mengakibatkan tidak berhasil napas, pengatasannya memerlukan alat tolong napas dan perawatan intens di ICU.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top
error: Content is protected !!