Penanganan dan Makanan Untuk Mengatasi Diare Pada Bayi

Penanganan dan Makanan Bayi bisa juga alami diare karena alergi pada susu formulasi yang dia konsumsi atau intoleransi laktosa.

Pada keadaan normal, bayi memang kerap bab (seringkali dari orang dewasa). Tetapi, bayi disebutkan alami diare bila struktur fesesnya yang sebelumnya padat berbeda jadi lebih encer (mencret), atau bila BAB berlangsung seringkali hingga mengakibatkannya lemas atau rewel. Penanganan dan Makanan

Pengatasan dan Makanan Untuk Bayi Diare
Diare yang disebabkan karena infeksi virus bisa pulih sendirinya dalam sekian hari. Namun, bayi perlu memperoleh konsumsi cairan dan makanan yang cukup sepanjang dia diare.

Ini sebab cairan badan bayi banyak terbuang waktu diare atau muntah. Bila konsumsi cairan dan makanannya masih kurang, bayi rawan alami dehidrasi.

Di bawah ini ialah cara pengatasan diare pada bayi dengan memberi makanan dan minuman yang pas:

1. Memberi ASI dan cairan elektrolit
Diare pada bayi berumur di bawah enam bulan bisa ditangani dengan pemberian ASI seringkali, khususnya waktu dia muntah dan mencret. Pada bayi berumur di atas enam bulan, ASI bisa diteruskan sekalian diselingi pemberian minuman rehidrasi, seperti oralit atau pedialit, setiap dia BAB dan muntah.
ASI memiliki kandungan pembentuk ketahanan tubuh yang bisa menolong Sang Kecil menantang infeksi. Karena itu, ASI penting diberi waktu Sang Kecil diare.
Tetapi ingat, berikanlah ASI atau minuman rehidrasi ke bayi sedikit-sedikit tetapi kerap, untuk menghindarinya alami muntah dan mual.
2. Pilih makanan untuk diare
Kecuali jaga Sang Kecil masih terhidrasi, menangani diare pada bayi dapat dilaksanakan dengan memberi beberapa makanan di bawah ini. Namun, pemberian makanan cuman bisa dilaksanakan pada bayi berumur enam bulan ataupun lebih.
Sepanjang diare, beri beberapa makanan di atas dalam jatah kecil tetapi kerap. Yakinkan sayur atau daging yang Anda suguhkan sudah diolah sampai masak dan buah-buahan sudah dibersihkan sampai bersih.
Jauhi juga menyediakan makanan yang gampang mengakibatkan kembung, seperti brokoli, paprika, kacang polong, berikan, buncis, jagung, dan sayur-sayuran hijau. Tipe makanan itu bisa jadi memperburuk diare pada bayi.
3. Memberi probiotik
Probiotik ialah bakteri baik yang berperan untuk jaga aliran cerna masih sehat. Bakteri baik ini bisa menolong menantang patogen pemicu diare dan perkuat ketahanan badan bayi. Oleh karena itu, probiotik terhitung dalam kelompok makanan untuk menangani diare pada bayi.
Scroll to top
error: Content is protected !!