Sariawan di Bibir Bisa Disebabkan oleh Banyak Hal

Sariawan di bibir dapat disebabkan karena beberapa hal. Sejumlah besar pemicu bukan hal yang beresiko, tetapi kadang sariawan bisa juga disebabkan karena penyakit yang serius.

Di bawah ini ialah beberapa pemicu yang kerap berlangsung: Sariawandi Bibir

Cedera pada bibir, seperti waktu bibir tidak menyengaja tergigit, kunyah makanan yang keras, tambalan gigi tidak prima, penggunaan kawat gigi,

begitu keras menyikat gigi, atau penggunaan gigi palsu yang tidak cocok, dapat memunculkan cedera. Cedera berikut yang selanjutnya mengakibatkan di .

2. Iritasi pada bibir
Sariawan bisa juga dipacu oleh menggunakan pasta gigi atau obat kumur yang memiliki kandungan sodium lauryl sulphate dan alkohol. Ke-2 zat itu memiliki sifat iritatif, sehingg adapat mengakibatkan cedera pada bibir.
Kecuali ke-2 zat kimia itu, tembakau dan asap rokok, atau konsumsi suatu hal yang pedas dan asam bisa juga jadi pemicu timbulnya iritasi yang mengakibatkan sariawan pada bibir.
3. Kekurangan gizi
Kekurangan nutrisi atau gizi tertentu juga bisa mengakibatkan sariawan di bibir. Ini kerap berlangsung ke orang yang kekurangan gizi tertentu, misalnya zat besi, zinc, asam folat, atau vitamin B12.
4. Infeksi
Infeksi virus, terhitung virus herpes simpleks dan varicella-zoster, adalah salah satunya pemicu umum sariawan di mulut. Tidak itu saja, infeksi jamur, infeksi bakteri, dan infeksi menyebar seksual, seperti gonore, HIV/AIDS, dan sifilis bisa juga memacu sariawan di mulut.
5. Penyakit autoimun
Bintik leukoplakia yang serang selaput lendir mulut dan lichen planus yang memunculkan ruam gatal di kulit atau sisi dalam mulut dapat memunculkan sariawan di bibir.
Penyakit autoimun lain, seperti pemphigus vulgaris, rheumatoid arthritis, penyakit Crohn lupus, atau penyakit Beh├žet kerap kali alami di bibir.
6. Kanker mulut
Salah satunya tanda-tanda kanker mulut ialah sariawan di yang tidak juga pulih sepanjang beberapa minggu. Bintik sariawan yang tampil dapat terlihat kemerahan atau keputihan dibarengi ngilu, kesusahan menelan, berbicara, sampai mati rasa pada bibir dan mulut.
7. Efek penyembuhan
Beberapa macam beberapa obat bisa menyebabakn efek berbentuk sariawan bibir dan mulut. Beberapa obat yang diartikan ialah obat kemoterapi, antibiotik, obat epilepsi, atau kortikosteroid bila dipakai dalam periode panjang.
Kecuali beberapa obat itu, therapy radiasi di bagian mulut dan leher dapat mengakibatkan efek sariawan bibir dan mulut.
Scroll to top
error: Content is protected !!