Vaksin Polio untuk Dewasa

Vaksin Polio untuk erdapat dua tipe vaksin polio, yakni inactivated polio vaccine (IPV) dan oral polio vaccine (OPV). IPV memakai poliovirus mati, sedang OPV memakai poliovirus hidup yang dilumpuhkan.

OPV diberi dengan diteteskan di mulut. Vaksin ini masih dipakai sebab harga murah dan lebih efisien menahan polio dibanding IPV. Sedang IPV diberi dengan disuntikkan ke dalam otot. Vaksin Polio untuk

Jumlah Vaksin Polio untuk Dewasa
Orang dewasa dengan resiko tinggi polio memperoleh 1-3 jumlah IPV, bergantung pada kisah vaksin polio awalnya. Jika Anda tidak pernah memperoleh vaksin polio, pernah memperoleh vaksin polio tetapi tidak komplet, atau tidak paham sudahkah memperoleh vaksin polio atau belum, karena itu dua jumlah pertama diberi dalam jarak 4-8 minggu, dan jumlah ke-3 memiliki jarak 6-12 bulan sesudah jumlah ke-2 .
Orang dewasa yang sudah memperoleh vaksin polio komplet saat kanak-kanak dan akan melancong ke negara yang riskan polio atau negara yang menyaratkan vaksin polio untuk masuk di negara itu dapat memperoleh 1 kali jumlah IPV ulangan, empat minggu sampai 12 bulan saat sebelum tanggal keberangkatan.
Dampak Samping Vaksin Polio
Vaksin polio seharusnya tidak diberi ke orang yang pernah merasakan reaksi alergi kronis karena vaksin ini. Karena itu, saat sebelum lakukan vaksinasi, Anda harus memberitahu dokter berkenaan efek yang tampil sesudah vaksinasi polio awalnya.
Walau jarang ada, vaksin polio dapat mengakibatkan efek. Efek vaksin polio dapat berbentuk:
Anda bisa mengompres posisi suntikan dengan handuk hangat untuk kurangi ngilu. Obat penurun demam, seperti paracetamol, bisa diminum jika berlangsung demam, ngilu persendian, atau pusing.
Selekasnya kontak dokter jika tampil efek yang berat, seperti napas sesak, jantung berdebar-debar, berkeringat dingin, atau tidak sadarkan diri, sesudah penyuntikan vaksin. Tanyakan sama dokter berkenaan perlu tidaknya Anda memperoleh vaksin polio untuk dewasa, dan saat yang pas untuk vaksinasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top
error: Content is protected !!